TAG: swift

Sharing Knowledges While Taking Notes

Navigation

Moya

Halo, lumayan lama juga tidak mengupdate web ini. Selain kesibukan sehari-hari dan persiapan nikah, juga kadang aga males nerusin tulisan-tulisan yang ada di draft (ada sekitar 10an draft yang ga diterusin, yang kadang dikarenakan males, ataupun sudah out of date).

Untuk kali ini, akan coba membahas mengenai Moya. Dan bagaimana biasanya saya menggunakan Moya pada project-project iOS. Secara singkat, moya bisa dijabarkan sebagai abstraksi untuk urusan koneksi ke server atau backend atau apapun yang nyebrang-nyebrangin data via internet ataupun intranet pada sebuah aplikasi iOS. Jadi pada prakteknya developer tinggal membuat sebuah abstraksi atau skeleton atau protocol yang merupakan turunan protocol tertentu dari salah satu protocol-nya Moya. Kedengerannya ribet? emang iya, tapi kalo udah biasa simple dan ngebantu banget.

Pra Moya

Aplikasi Dengan Touch ID iOS - part 1

Sebelum memulai postingan berikut, ada baiknya untuk mengetahui apa itu touch ID. Mungkin yang hari-harinya sudah terbiasa menggunakan iPhone, telah mengenal dan menggunakan touch ID ini, touch ID sendiri adalah feature pengenalan sidik jari yang dikembangkan dan dikeluarkan oleh Apple dan menjadi standart atau feature yang harus ada pada iPhone dimulai dari iPhone 5S, kemudian berkembang juga ke Macbook Pro pada akhir 2016.

Touch ID pada iPhone/iPad dibuat menjadi satu dengan home button menggunakan bahan crystal saphire yang tidak mudah tergores, serta dilengkapi dengan ring stainless yang dapat mendetek jari tanpa perlu menekannya.

Touch ID juga dapat menggunakan passcode, semacam keypad yang dapat menerima inputan pin apabila beberapa kali jari yang terdaftar tidak dapat dikenali oleh sensor touch ID.

Membuat Framework Menggunakan Cocoapod

Sebelum membuat project menggunakan cocoapod, sebelumnya perlu diketahui dahulu apa itu cocoapod?

CocoaPods is a dependency manager for Swift and Objective-C Cocoa projects. It has over 32 thousand libraries and is used in over 2.1 million apps. CocoaPods can help you scale your projects elegantly.

Dari penjabaran yang diambil dari situs resminya, kalau diartikan berarti cocoapod adalah dependency manager untuk project yang menggunakan framework cocoa milik apple.

Apa itu dependency manager? mungkin yang pernah develop menggunakan php atau nodejs sudah familiar dengan composer ataupun npm, cocoapod berfungsi sama seperti 2 dependency manager di atas, yaitu mengatur, menambahkan (install/download, update), mensetting secara default framework/library/apapun yang dibutuhkan dalam project tersebut untuk kemudian menyimpannya ke dalam suatu file atau

iOS Login Form Dengan Validasi

Pada website-website, umumnya sudah familiar ketika user mengisi form tertentu kemudian menekan tombol enter/tab form field akan pindah ke form field berikutnya. Dan apabila semua form sudah diisi maka ketika menekan enter langsung submit. Namun, pada mobile, hal ini sedikit berbeda. Diperlukan handling tertentu untuk melakukan hal tersebut.

Untuk kali ini saya akan berbagi bagaimana caranya membuat form yang apabila menekan next pada keyboard akan ke field berikutnya kemudian apabila form telah terisi semua yang telah melalui proses validasi dan dinyatakan benar maka user langsung bisa submit, namun apabila ada field yang kosong atau tidak valid, maka focus akan ke field tersebut. Dan hasil akhirnya dapat dilihat di repositori berikut.

Seperti biasa, buat project baru, isi detailnya kemudian pilih

iOS localization menggunakan tag tertentu

Mukadimah

Pernah ketemu kasus localization app dengan beberapa kata di bold atau di emphasize?

Untuk HTML mungkin gampang, tinggal tambahin <b>bold</b> atau <i>italic</i> kalau mau menebalkan atau memiringkan kata tertentu. Tapi bagaimana dengan iOS, dalam kasus ini untuk localization.

Berikut bahasannya, diawal akan dijelaskan secara mendetail mengenai menyiapkan localization atau terjemahan untuk aplikasi, cara menggunakan file localization, dan menggunakan tag-tag tertentu untuk mengubah sebagian dari terjamahan tersebut.

Langkah Awal: - Mempersiapkan Localization file

Untuk hal ini, saya mempersiapkan satu project dummy, dengan 3 bahasa berbeda (germany, japan, dan Indonesia) dengan base-nya berbahasa inggris.

Untuk case ini saya menggunakan versi xcode terbaru ketika menulis tulisan ini (Version 8.3